Ketika bumi sudah tak semenarik sekarang..
Ketika alam sudah tak kuasa menyokong kehidupan..
Ketika seluruh makhluk tak lagi peduli dengan sekitarnya..
Dan ketika impian demi impian yang kuharap terus berdatangan..
Masih adakah sayang itu..
Masih adakah kepedulian itu..
Masih adakah simpati dan empati yang kita beri..
Jika ada orang bertanya siapa yang paling aku idolakan di dunia ini..
Dengan pasti dan yakin akan kujawab ‘mereka’..
Tahukah kau siapa ‘mereka’ ?..
Tahukah kau siapa orang yang tidak hanya kuidolakan, tetapi juga amat sangat berharga untukku itu ? ..
Orang yang sangat berharga dan tidak pernah sedikitpun ku berniat menyakiti hati maupun raganya..
Orang yang sangat berharga hingga setetes air mata yang keluar dari pelupuk matanya bagaikan berkantong darah yang mengucur dari nadiku..
Orang yang sangat berharga hingga ku tak segan berkata pada orang yang telah menyakiti hatinya itu ‘MATI SAJA KAU !!’
Sebegitu berharganya ‘mereka’ untukku..
Sebegitu indahnya nama ‘mereka’ terukir dihatiku..
‘mereka’ yang selalu berkorban demiku..
‘mereka’ yang selalu ingin aku buat tersenyum..
‘mereka’ yang selalu menjadi acuanku ketika ku tak tahu arah..
‘mereka’ yang selalu ada untukku..
Meski ku tak tahu seberapa besar pengorbanan ‘mereka’ untukku..
Meski ku tak tahu seberapa tersayat hati ‘mereka’ telah tersakiti oleh kata-kataku..
Meski ku tak tahu seberapa banyak air mata yang ‘mereka’ teteskan karenaku..
Meski ku tak tahu seberapa jam yang telah ‘mereka’ habiskan demi mendoakanku pada-MU
Kutahu ku berdosa..
Kutahu ku durhaka..
Dan ku juga tahu ‘mereka’tersiksa..
Maaf..
Hanya itu yang bisa kuberi sekarang..
Segelintir kata yang kuyakin bisa menghapuskan segala kesedihan ‘mereka’..
Segala perilaku buruk yang senantiasa membuat ‘mereka’ terbuai oleh air mata..
Maafkan aku.. Ayah.. Ibu..
AKU MENCINTAIMU..
Ketika alam sudah tak kuasa menyokong kehidupan..
Ketika seluruh makhluk tak lagi peduli dengan sekitarnya..
Dan ketika impian demi impian yang kuharap terus berdatangan..
Masih adakah sayang itu..
Masih adakah kepedulian itu..
Masih adakah simpati dan empati yang kita beri..
Jika ada orang bertanya siapa yang paling aku idolakan di dunia ini..
Dengan pasti dan yakin akan kujawab ‘mereka’..
Tahukah kau siapa ‘mereka’ ?..
Tahukah kau siapa orang yang tidak hanya kuidolakan, tetapi juga amat sangat berharga untukku itu ? ..
Orang yang sangat berharga dan tidak pernah sedikitpun ku berniat menyakiti hati maupun raganya..
Orang yang sangat berharga hingga setetes air mata yang keluar dari pelupuk matanya bagaikan berkantong darah yang mengucur dari nadiku..
Orang yang sangat berharga hingga ku tak segan berkata pada orang yang telah menyakiti hatinya itu ‘MATI SAJA KAU !!’
Sebegitu berharganya ‘mereka’ untukku..
Sebegitu indahnya nama ‘mereka’ terukir dihatiku..
‘mereka’ yang selalu berkorban demiku..
‘mereka’ yang selalu ingin aku buat tersenyum..
‘mereka’ yang selalu menjadi acuanku ketika ku tak tahu arah..
‘mereka’ yang selalu ada untukku..
Meski ku tak tahu seberapa besar pengorbanan ‘mereka’ untukku..
Meski ku tak tahu seberapa tersayat hati ‘mereka’ telah tersakiti oleh kata-kataku..
Meski ku tak tahu seberapa banyak air mata yang ‘mereka’ teteskan karenaku..
Meski ku tak tahu seberapa jam yang telah ‘mereka’ habiskan demi mendoakanku pada-MU
Kutahu ku berdosa..
Kutahu ku durhaka..
Dan ku juga tahu ‘mereka’tersiksa..
Maaf..
Hanya itu yang bisa kuberi sekarang..
Segelintir kata yang kuyakin bisa menghapuskan segala kesedihan ‘mereka’..
Segala perilaku buruk yang senantiasa membuat ‘mereka’ terbuai oleh air mata..
Maafkan aku.. Ayah.. Ibu..
AKU MENCINTAIMU..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar